Menu

2019, Huawei Bidik Kelas Premium di Indonesia

0 Comment

Jakarta – Pertarungan smartphone kelas menengah-premium akan jadi arena yang akan dibidik oleh Huawei dalam usaha menguasai pasar Indonesia pada tahun 2019 ini.

Country Head Huawei Devices Indonesia Fisher Jiang mengatakan secara global Huawei sudah menguasai pangsa pasar kedua. Sedangkan, di pasar Indonesia, produsen ponsel satu ini belum “terlalu terlihat” di jajaran teratas.

“Ini karena Indonesia merupakan pasar yang penting bagi kami,” ujarnya di Jakarta, Jumat (25/1/2019).

Ini tak terlepas dari pencapaian Huawei pada kuartal ketiga 2018, di mana vendor asal China ini berada di posisi ketiga sebagai penguasa smartphone premium dibelakang Apple dan Samsung.

Sayangnya, lebih spesifik lagi terkait jumlah ponsel yang akan diluncurkannya pada tahun ini di Indonesia, ia tidak membeberkannya. Baik secara keseluruhan maupun khusus untuk model menengah dan premium.

Sebagai informasi, Huawei memiliki empat seri yang mereka pasarkan di Tanah Air. Seri Y untuk pasar entry-level, seri Nova bagi segmen menengah, seri P dan Mate menyasar kelas premium.

2019, Huawei Sasar Kelas Premium di IndonesiaFoto: Agus Tri Haryanto/detikINET

Dengan kata lain, Huawei mengandalkan penjualan dari seri Y, P, dan Mate dalam pertarungan kelas menengah dan premium di pasar gagdet Tanah Air.

Lebih jauh lagi, Jiang menyampaikan Huawei akan menampilkan gebrakan di lini ponsel pintar selanjutnya. Dikatakannya, smartphone yang dimaksud bisa dilihat perhelatan Mobile World Congress (MWC) 2019 yang berlangsung Februari mendatang di Barcelona, Spanyol.

Dari rumor yang beredar, MWC 2019 akan jadi panggung Huawei dengan merilis ponsel layar lipat yang mendukung layanan 5G. Ponsel ini juga akan ditenagai chipset Kirin 980 seperti yang digunakan Mate 20 Pro. Selain itu akan tertanam modem Balong 5000 yang mendukung jaringan 5G.

“Orang-orang membicarakan ponsel lipat dan yang mendukung 5G. Di MWC akan ada sesuatu yang terjadi. Di sana akan mengungkap siap Huawei dan apa inovasinya dalam berkompetisi dengan yang lain,” tuturnya.

(rns/rns)