Menu

Di Indonesia, Android Polosan Belum Dongkrak Penjualan Nokia

0 Comment

Jakarta – Ketika membangkitkan kembali ponsel Nokia, Android pure atau polosan dijadikan HMD Global sebagai salah satu nilai jualnya. Tapi ini belum berdampak ke penjualan ponsel Nokia di Indonesia.

Demikian diungkap oleh Miranda Warokka selaku Head of Marketing Indonesia for HMD Gobal. Menurutnya, masyarakat di Tanah Air belum terlalu menyadari apa keunggulan Android polosan sehingga hal tersebut belum berkontribusi besar pada penjualan Nokia.

“Banyak yang nggak tahu kenapa sih harus pakai pure Android. Itu salah satu dilema terbesar bagi Nokia,” ujar Miranda kala berbincang di media workshop Nokia 5.1 Plus di Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Kendati begitu, HMD Indonesia tidak lantas menyerah. Mereka akan tetap mengedepankan Android polosan pada ponsel-ponselnya ke depan. Mereka pun berencana untuk lebih getol memberikan sosialisasi.

“Kami harus terus mensosialisasikan sebenarnya apa pure Android dan harus dijelaskan apa keunggulannya,” kata Miranda.

Pada dasarnya ada beragam keunggulan yang ditawarkan penggunaan Android murni di ponsel. “Isinya” yang ringan bisa membuat kinerja ponsel lebih ngebut. Ponselnya juga “bersih” dari aplikasi tak perlu alias bloatware.

Keamanannya relatif lebih terjamin karena tiap bulan Google rutin mengirim update keamanan. Ada pula perkara update Android yang bisa lebih cepat datang, semisal Nokia 5.1 Plus yang sudah mencicipi Android Pie ketika banyak ponsel flagship belum kebagian.

(afr/krs)