Menu

Facebook Masih Garap Drone, Kali Ini Gandeng Airbus

0 Comment

Jakarta – Drone bertenaga surya yang pernah digarap Facebook kini sudah dihentikan pengembangannya. Namun, Facebook ternyata masih menggarap teknologi semacam itu.

Kali ini raksasa media sosial itu menggandeng Airbus untuk menguji drone barunya di Australia. Informasi ini berasal dari sebuah dokumen resmi yang menunjukkan adanya kolaborasi antara Facebook dan Airbus dalam sebuah test flight yang dijadwalkan pada November dan Desember 2018 lalu.

Test flight ini — jika benar dilakukan — melibatkan sebuah drone bikinan Airbus yang bernama Zephyr. Drone ini didesain untuk misi pertahanan, kemanusiaan, dan lingkungan, demikian dikutip detikINET dari Tech Crunch, Selasa (22/1/2019).


Zephyr punya banyak kemiripan dengan Aquila, drone bertenaga surya yang sebelumnya pernah digarap oleh Facebook. Zephyr adalah sebuah High Altitude Pseudo Satellite (HAPS) yang menggunakan tenaga surya dan bisa terbang selama berbulan-bulan.

Zephyr Model S yang yang namanya muncul dalam dokumen tersebut punya lebar sayap 25 meter, dan bisa beroperasi di ketinggian 20 km. Drone ini menggunakan sinyal radio milimeter-wave untuk memancarkan sinyalnya ke daratan.

“Kami melanjutkan untuk bekerja sama dengan partner untuk konektivitas High Altitude Platform System (HAPS). Kami tak punya informasi lain untuk dibagikan saat ini,” ujar juru bicara Facebook dalam pernyataannya.

Facebook sendiri memang mempunyai proyek untuk menyebarkan koneksi internet di negara berkembang seperti di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Proyek drone Aquilla mereka bisa dibilang adalah proyek jagoannya, meski kemudian dihentikan di tengah jalan.

Namun Facebook juga punya proyek lain untuk memperluas kehadiran internet tersebut. Salah satunya dengan menggunakan software dan infrastruktur yang ada untuk menciptakan koneksi internet yang lebih terjangkau tarifnya.

(asj/krs)