Menu

Menkominfo: Indonesia Merdeka Internet Tahun 2020

0 Comment

Sangihe – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menuturkan misi pemerintah untuk menyatukan Indonesia lewat internet. Ia menyebut hal itu bukan lagi impian dan mencanangkan Indonesia merdeka internet tahun 2020.

Rudiantara mengatakannya dalam kunjungan kerja di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Jumat (18/1/2019). Menkominfo memantau dan menguji akses internet yang terhubung dengan jaringan serat optik Palapa Ring Tengah, bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Proyek Palapa Ring itu sendiri terdiri dari tiga paket, dengan dua di antaranya sudah selesai dibangun. Palapa Ring Paket Barat dan Palapa Ring Paket Tengah sudah beres, sedangkan Palapa Ring Paket Timur diharapkan rampung tahun ini.


Setelah proyek nasional itu selesai dibangun 100{9a36a2683a5c74a57159b6cec66c99108add3fe5569e8da23f0c803a1d6eaec1}, daerah-daerah pelosok yang sebelumnya sulit terjangkau operator telekomunikasi pun akan bisa terhubung. Kesenjangan akses internet di kota dan di desa, baik kecepatan maupun tarif, juga terkikis.

Menkomino juga mencontohkan betapa penggunaan internet cepat dapat mengatasi persoalan tenaga medis yang dirasakan daerah pelosok. Dengan ketersedian akses, dokter dapat melakukan operasi jarak jauh dengan memanfaatkan internet cepat.

“Dengan teknologi operasi dari jarak jauh, itu bisa dilakukan,” kata Rudiantara.

Membahas lebih lanjut mengenai proyek Palapa Ring, Rudiantara menyampaikan bahwa baru di pemerintahan saat ini pembangunan infrastruktur internet cepat untuk daerah pelosok itu dapat dieksekusi sampai kemudian diimplementasikan satu per satu paketnya.

“Pemerintah sekarang kita bisa eksekusi atau implementasikan mimpi mempersatukan Indonesia melalui internet. Jadi, di 2020 kita bisa katakan 75 tahun setelah kita merdeka, maka kita sudah merdeka internet,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Palapa Ring paket barat yang dilaksanakan oleh PT Palapa Ring Barat ini membentang kabel optik sepanjang 2.275 km yang menjangkau wilayah Riau dan Kepulauan Riau (sampai dengan Anambas dan Natuna).

Palapa Ring paket tengah mencakupi Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara dengan total panjang kabel serat optik 2.995 km. Pada bagian ini pembangunannya dilaksanakan oleh PT LEN Telekomunikasi Indonesia.

Sedangkan, Palapa Ring paket timur yang merupakan paling susah dikerjakan karena selain fakto geografinya yang terdiri dari pegunungan sampai rawan terjadinya konflik. Palapa Ring paket timur dilaksanakan oleh PT Palapa Ring Timur dengan jangkauan dari NTT, Maluku, Papua Barat, dan Papua sepanjang 6.878 km.

(agt/krs)